26 Desember 2016

KARYA ILMIAH DAN UJIAN TAP SASTRA INGGRIS PENERJEMAHAN UNIVERSITAS TERBUKA


Akhir-akhir ini banyak yang bertanya pada saya mengenai proses penyusunan karya ilmiah dan TAP untuk jurusan Sastra Inggris Penerjemahan di Universitas Terbuka. Saya membantu menjawab sesuai dengan pertanyaan saja ya…

>>> Kapan KARIL (Karya Ilmiah) dan TAP diambil?
Karya Ilmiah diambil bersamaan dengan TAP (Tugas Akhir Program). Proses ini dilalui apabila mahasiswa bersangkutan telah menyelesaikan semua mata kuliah pendukung TAP, dengan nilai mata kuliah minimal D.

Mata Kuliah Pendukung TAP adalah:
  1.  Translation 1 s/d 10
  2. Teori dan Masalah Penerjemahan
  3. Analisis Teks dalam Penerjemahan
  4. Penyuntingan Teks Terjemahan
  5. Penerjemahan Karya Fiksi

Ada perbedaan jadwal antara jadwal ujian TAP dengan jadwal ujian akhir semester (UAS). Juga ada perbedaan tutorial online (Tuton) mata kuliah biasa dengan Karya Ilmiah dan TAP.  

Saran saya: Seringkali banyak informasi simpang siur mengenai mahasiswa sudah terjaring TAP atau tidak, jadi untuk menghindari kebingungan lebih baik tanya langsung ke Halo-UT, atau sisakan satu mata kuliah di atas dan ambillah bersamaan saat akan mengambil TAP/KARIL, pilih 1-2 mata kuliah yang termudah.

>>> Perlukah mengikuti Tuton atau TTM TAP atau Karya Ilmiah?
Tuton TAP hadir dengan memberikan materi contoh soal-soal TAP, disertai dengan daftar materi mata kuliah pendukung yang harus disiapkan. Contoh soalnya lebih ke bentuk saja, jadi yang muncul dalam soal TAP sesungguhnya tetap berbeda tiap semesternya.
Tuton Karil hadir dengan sistem materi per bab. Jadi, misalkan minggu pertama akan membahas PENDAHULUAN, minggu kedua BAB II dstnya. Setiap mahasiswa diwajibkan untuk mengupload hasil Karilnya ke dalam tugas Tuton terlebih dahulu sebelum mengupload ke karil.ut.ac.id

Saran saya: Sebaiknya, usahakan semaksimal mungkin untuk bisa mengikuti tuton/TTM Karil dan TAP walaupun selama ini tidak mengikuti tuton mata kuliah (tapi harusnya ikut doong), karena ini akan sangat berguna bagi setiap mahasiswa. Paling tidak tahulah caranya menjawab soal-soal TAP dengan membaca jawaban contoh soal di forum tuton.

>>> Bagaimana cara memperoleh contoh soal-soal TAP Sastra Inggris secara gratis?
Tidak seperti soal-soal UAS yang harus dikembalikan ke pengawas, soal-soal TAP boleh dibawa pulang oleh setiap mahasiswa yang mengikuti TAP. Jadi, kalau mahasiswa ingin memperoleh contoh soalnya secara gratis, tandai tanggal dan lokasi ujian TAP mahasiswa senior dari jurusan yang sama, lalu setelah ujian selesai bisa meminjam sebentar untuk fotokopi. Tapi, setahu saya, banyak kok yang dengan senang hati memberikan begitu saja, toh… mereka sudah selesai.

Saran saya: Jangan terlalu terpaku pada contoh soal tersebut, materi TAP tidak pernah sama, jadi cukup pelajari sebagai salah satu masukan agar tidak kaget melihat jawabannya yang bisa lebih dari satu halaman untuk satu soal.

>>> Persiapan untuk ujian TAP dan KARIL apa saja?
B E L A J A R
Oke baiklah… itu jawaban klasik ya.
Selama masih kuliah sebaiknya jangan menjual buku-buku dengan materi yang penting meskipun nilai sudah memuaskan atau sesuai target, karena nanti saat TAP atau KARIL, beberapa materi lama harus diulang kembali.
Selain itu, carilah buku-buku yang sudah direkomendasi atau banyak dikutip dalam modul teori tersebut. Contoh saja bukunya Newmark, Baker, Catford, Nida Taber dll. Saya mendapat Cetakan Newmark dan Catford secara free-online, sedangkan bukunya Baker saya dapatkan melalui informasi link teman di UT.
Pelajari teknik-teknik dan metode penerjemahan karena itu akan sangat mempermudah saat kita praktek langsung. Sebenarnya ini juga berlaku untuk UAS Translation, Penerjemahan Karya Fiksi, Grammar Translation Exercise, English for Translation.
Untuk Materi TAP, bisa diperoleh di dalam tuton-nya. Ada daftar yang dibagikan oleh tuton. Mata kuliah ini materinya ini dstnya…
Untuk Materi KARIL, nanti kita bahas tersendiri saja ya…

>>> Jenis buku atau kamus apa saja yang diperbolehkan saat TAP?
Buku materi UT tidak boleh, hanya kamus. Namun, kamus ada aneka macam dan daftarnya bisa diperoleh di tuton dan tidak boleh menggunakan kamus elektronik.
Berikut alat kerja yang disiapkan untuk TAP (informasi dari Tuton saat saya mengambil TAP)
·         Pedoman Ejaan Yang Disempurnakan/EYD, Online ada, tapi lebih baik beli bukunya karena ada pedoman pembentukan istilah.
·         Kamus ekabahasa Inggris,
·         Tesaurus bahasa Indonesia,
·         Kamus besar bahasa Indonesia/KBBI,
·         Glosarium istilah asing-Indonesia,
·         Pedoman pembentukan istilah bahasa Inggris-bahasa Indonesia, ada dalam Buku EYD atau Kamus tertentu
·         Kamus dwibahasa (Inggris─Indonesia dan Indonesia─Inggris);

Saran saya: Tidak perlu bawa semuanya, karena pengalaman saya membuktikan kalau maksimal buku yang bisa dibuka saat ujian paling-paling hanya 3 kamus, Kamus terbaru jauh lebih baik karena perkembangan bahasanya juga lebih bagus dan sesuai. Kamus paling efektif saat ujian adalah kamus lengkap dengan antonim sinonimnya. Meski kosa kata maknanya tidak banyak, tapi lebih hemat waktu.

>>> Bagaimana agar berhasil memperoleh nilai bagus saat ujian TAP?
Saya sendiri belum memperoleh nilai TAP tapi…  Setelah menanti, nilai saya A perfect!
Ada informasi dari tutor TTM Karil saat saya tanyakan masalah ini,
1.      Karena ujian ini praktek, terapkan teori penerjemahan.
2.      Tulisan harus bisa dibaca dengan baik, memiliki tata bahasa dan kosa kata yang baik, tanda baca yang jelas, rapi dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia atau Inggris.
3.      Kerjakan soal yang paling banyak nilainya terlebih dahulu
4.      Usahakan seluruh soal-soal TAP dijawab, tapi tidak asal-asalan.
5.      Baca perintah dengan baik, apalagi jika perintahnya dalam bahasa Inggris. Ulangi beberapa kali agar tidak salah paham.

>>> Bagaimana dengan administrasi ujian TAP?
Saya sendiri memilih melakukan pendaftaran ujian TAP secara offline, alias datang langsung ke UPBJJ. UPBJJ saya adalah Jakarta Pusat, jadi seluruh kelengkapan administrasinya lumayan mudah dan cepat. Cukup dengan menyiapkan pasfoto 2x3 2 lembar, fotokopi KTM dan fotokopi Ijazah Terakhir yang telah dilegalisir. 

>>> Bagaimana jika informasi ini ternyata berbeda dari informasi terbaru di UT?
Seluruh informasi di atas berdasarkan pengalaman saya menjadi mahasiswa sejak periode 2013.2 sampai dengan 2016.2. Setiap tahun, ada beberapa perubahan dalam administrasi, mekanisme atau bahkan website Universitas Terbuka, jadi sudah sewajarnya ada perbedaan tersebut. Karena itu, saya tetap sarankan agar mahasiswa tetap mencari informasi yang lebih valid dalam katalog UT, ke web UT atau hubungi Halo-UT.

Ada pertanyaan lain?


Tidak ada komentar: